Si Angus, Sapi Warga Purwodadi Jadi Kurban Presiden Prabowo untuk Musi Rawas
Musirawas Beritania.com-
Sapi milik seorang warga di wilayah Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan dibeli Presiden Prabowo untuk dikurbankan di hari raya Idul Adha.
Rencananya sapi jenis Angus dengan berat 917 Kg yang diberi nama Angus ini akan dikurbankan di Masjid Agung Darussalam Muara Beliti di Kecamatan Muara Beliti.
"Karena warnanya hitam pekat, mungkin itu dikasih naman oleh pemiliknya jadi si Angus," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dimas Tanama Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas, Sajadi pada Kamis, 14 Mei 2026.
Menurut Sajadi, sapi Angus diketahui merupakan milik seorang warga bernama Mardianto. Pihaknya tidak mengetahui berapa harga sapi tersebut dibeli oleh Presiden Prabowo.
"Untuk harganya tidak tahu, pemiliknya yang tahu," ujarnya.
Kata Sajadi, sapi kurban bantuan Presiden Prabowo ke Kabupaten Musi Rawas ini merupakan kali kedua. Dimana tahun sebelumnya juga Presiden Prabowo memberikan bantuan seekor sapi kurban.
"Sapi bantuan yang kedua ini, kemarin sudah ada surat dari Pemda, akan dikurbankan di Masjid Agung Muara Beliti," timpalnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga jelang hari raya Idul Adha telah melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban ke sejumlah pedagang. Pengecekan itu sudah dilakukan beberapa Minggu yang lalu.
"Dari Dinas sudah mengecek dibeberapa tempat seperti di wilayah Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi, Megang Sakti dan Sumber Harta. Ada empat Kecamatan, kita cek ke 5 sampai 6 pedagang hewan kurban," ungkapnya.
Kemudian sambung Sajadi, hasil pengecekan di pedagang tersebut, keseluruhan hewan kurban yang dijual pedagang dalam kondisi sehat. Dimana sebagian besar hewan kurban untuk sapi yang dijual merupakan jenis sapi Bali.
"Semua kebanyakan sapi Bali, karena sapi Bali lebih terjangkau harganya antara Rp 15 juta sampai Rp 20 juta," jelasnya.
Selain itu, pengecekan kesehatan hewan kurban juga akan dilakukan petugas dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di 5 wilayah. Meliputi Puskeswan di Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi, Megang Sakti, Muara Lakitan dan Simpang Semambang.
"Pedagang yang hewan kurbannya sudah dicek kesehatannya akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKK) yang menandakan hewan kurban milik mereka sudah dilakukan pengecekan kesehatan dan layan dijual serta di kurban," bebernya.
Sajadi juga memastikan, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Musi Rawas saat ini cukup dan aman. Dimana untuk stok kurban sapi tercatat ada 2.000 ekor dan kambing 3.000 ekor.
*Persediaan sekitar 2.000 ekor untuk sapi, kambing sekitar 3.000 ekor," pungkasnya. (Ans)