Berita Nia

Tim Pabrik BEPOM, Gerak Cepat Bersihkan Tumpahan CPO di Muratara

Super Admin
Tim Pabrik BEPOM, Gerak Cepat Bersihkan Tumpahan CPO di Muratara

Muratara Beritania.com-

Gerak cepat dilakukan tim pabrik belani elok palm oil mill (BEPOM) PT PP London Sumatera (Lonsum) Indonesia Tbk melakukan tumpahan minyak CPO di pinggir jalan Desa Beringin Makmur Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Tumpahan minyak CPO tersebut akibat kecelakaan yang terjadi. Minggu (1/2/2026). Diduga truk CPO mengambil arah ke pinggir jalan untuk menghindarin tabrakan akibat truk angkutan batu dari arah berlawanan mengambil jalur truk CPO. Karena posisi jalan poros tersebut sempit.

Perwakilan Pabrik BEPOM PT Lonsum Indonesia Tbk, Syahrial mengatakan untuk standar PT PP Lonsum Indonesia pengangkutan CPO sudah mematuhi aturan keselamatan pengangkutan CPO yang memiliki sertifikasi layak jalan dengan kapasitas yang diatur Ditjen Perhubungan Darat.

“Semua proses pengangkutan memenuhi standar sertifikasi yang telah ditentukan. Dilengkapi dokumen yang telah diperiksa saat masuk dan keluar dari pabrik BEPOM,’tegas Syahrial, Jumat (06/02/2026).

Menurutnya, saat kejadian memang truk tangki menghindar dari angkutan truk batu yang mengambil jalan dari arah berlawanan. Sehingga, truk tangki mengambil jalur cor luar dan terperosok ke bahu jalan lalu terguling.

Seketika itu, tim BEPOM bergerak cepat dengan dua alat berat melakukan evakuasi truk tangki yang terbalik dan melakukan pembersihan di lokasi tumpahan. Sehingga, tidak terjadi genangan.

“Kita langsung evakuasi truk tangki dan melakukan pembersihan di areal kebun milik Cipta (50), warga Beringin Makmur ll. Akibat terkena tumpahan CPO dari truk yang terguling tersebut,”jelasnya.

Selain itu, pihaknya melakukan komunikasi dengan pemilik kebun dan terjadi kesepakatan untuk melakukan pembersihan di lokasi pinggir kebun akibat terkena tumpahan truk tangki CPO.

“Pemilik kebun tidak mempermasalahkan dan tidak menuntut proses hukum akibat tumpahan CPO yang terjadi. Namun, tim terus melakukan pembersihan dilokasi tumpahan CPO tersebut,”kata Syahrial.

Sementara itu, Cipta saat disambangi di kediamannya mengaku senang ada perwakilan pabrik BEPOM yang datang dan melakukan komunikasi saat kejadian kecelakaan terjadi.

“Aku saat itu hendak ke kebon. Nah saat itu aku lihat ado truk terguling tapi sudah banyak orang yang melakukan pembersihan di lokasi tersebut. Aku bersyukur karena saat kejadian pembersihan langsung dilakukan,”kata Cipta.

Dia menambahkan, dirinya secara pribadi tidak menuntut terkait kejadian tersebut. Karena, sudah dilakukan pembersihan dan tidak membuat mati tanaman sawit yang ada. (Real/Ans)

Berita Terkait

287