Berita Nia

Cek Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Lubuklinggau Turunkan Tim

Shandi Koran
Cek Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Lubuklinggau Turunkan Tim

Lubuklinggau Beritania.co

Dalam waktu dekat Dinas Pertanian kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan akan menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban yang dijual para pedagang jelang hari raya Idul Adha atau hari raya kurban. 

"Pengecekan hewan kurban kita turun tanggal 18 Mei sampai tanggal 20 Mei," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Lubuklinggau, Fikri pada Kamis, 14 Mei 2026. 

Dijelaskan, pengecekan tersebut akan menurunkan petugas dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) sebanyak 11 orang. Terdiri dari Dokter hewan, petugas paramedik dan petugas penyuluh lapangan (PPL) yang juga ikut serta mendampingi. 

Sedangkan menurutnya, pengecekan rutin terhadap hewan kurban di kandang-kandang milik peternak telah berjalan. Pengecekan itu dilakukan oleh petugas dokter hewan di setiap Puskeswan. 

"Pengecekan ke kandang-kandang sudah mulai dari wilayah Utara, Selatan dan Barat," ujarnya. 

Hasil pengecekan rutin ke kandang-kandang peternak tersebut kata Fikri, secara keseluruhan tidak ada temuan penyakit pada hewan kurban. Kalaupun ada, tambah Fikri, petugas hanya menemukan penyakit biasa pada hewan kurban. 

"Untuk sementara ya penyakit biasa, tidak ada masalah seperti penyakit cacing dan kita minta peternak agar tidak menjualnya, karena kondisinya kurus. Adapun penyakit biasa lainnya yang ditemukan seperti sakit mata dan pilek pada ternak," jelasnya. 

Karena itu pihaknya meminta kepada peternak agar tidak menjual hewan kurbannya yang sedang sakit dan tidak cukup umur. 

"Tips dan imbauan kepada masyarakat yang ingin membeli hewan kurban agar memilih hewan kurban yang penampakannya bagus, sehat serta cukup umur," ungkapnya. 

Kemudian, pihak Dinas Pertanian Lubukkinggau di hari H pelaksanaan penyembelihan hewan kurban juga akan menerjunkan petugas untuk mengecek kelayakan daging kurban. Hal itu dilakukan agar daging kurban yang dipotong kondisinya sehat dan layak di konsumsi. 

"Tahun kemarin kurban sapi 950 ekor, kambing 1.200 ekor. Nah di hari H juga kita turunkan tim juga. Kita gabungan dengan PPL, satu orang itu memantau 3 Kelurahan," pungkasnya. (Ans)

Berita Terkait

208